Rabu, 21 Mei 2014

Udara



Setiap hari kita bernafas menghirup udara (O2), tahukah pernah berpikir apa warna udara itu...??
Dalam teori udara merupakan campuran gas yang terdapat pada permukaan bumi. Udara bumi yang kering mengandungi 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% uap air, karbon dioksida, dan gas-gas lain. Kandungan elemen senyawa gas dan partikel dalam udara akan berubah-ubah dengan ketinggian dari permukaan tanah. Demikian juga massanya, akan berkurang seiring dengan ketinggian. Semakin dekat dengan lapisan troposfer, maka udara semakin tipis, sehingga melewati batas gravitasi bumi, maka udara akan hampa sama sekali.
Ketika  makhluk hidup bernapas, maka kandungan oksigen berkurang, sementara kandungan karbon dioksida bertambah. Tetapi dengan adanya tumbuhan yang melakukan sistem fotosintesa, maka oksigen akan dihasilkan kembali melalui proses respirasi.
Udara tidak berbau dan tidak mudah mencair. Berat 1 liternya pada tekanan di bawah 1 derajat Celcius adalah 1,294 g. Beratnya tidak lebih dari 1/770 berat air.
Beberapa sifat udara antara lainnya :
1.    Udara berbentuk gas
2.    Udara menempati ruang
3.    Udara memiliki massa
4.    Udara mempunyai tekanan
5.    Udara memuai jika dipanaskan
6.    Udara menyusut jika didinginkan
7.    Udara berhembus dari tempat yang bertekanan tinggi ke tempat yang bertekanan rendah.
8.    Ada di mana-mana, tidakdapatdilihattetapidapatdirasakan.
9.    Menempatiruang.
10.    Mempunyaimassa (berat).
11.    Bentuk, volum, danberatjenisnyaselaluberubah.
12.    Memberikantekanan.
13.    Mengembangbiladipanaskandanmenyusutbiladidinginkan.
14.    Udarapanasmempunyaitekanan yang lebihrendahdaripadaudaradingin.
15.    Udara yang bergerakmemilikitekanan yang lebihrendahdaripadaudara diam.

Angin adalah udara yang bergerak.Penyebab timbulnya angin adalah matahari. Bumi menerima radiasi sinar matahari secara tidak merata. Dengan demikian, daerah khatulistiwa akan menerima energi radiasi matahari lebih banyak daripada di daerah kutub, atau dengan kata lain, udara di daerah khatulistiwa akan lebih tinggi dibandingkan dengan udara di daerah kutub. Pertukaran panas pada atmosfer akan terjadi secara konveksi. Berat jenis dan tekanan udara yang disinari cahaya matahari akan lebih kecil dibandingkan jika tidak disinari. Perbedaan berat jenis dan tekanan inilah yang akan menimbulkan adanya pergerakan udara. Pergerakan udara ini merupakan prinsip dari terjadinya angin.

Sumber referinsi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Udara
https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20140322064804AA81AXf
http://yaudaah.blogspot.com/2013/04/udara-dan-sifat-sifatnya.html
http://www.langitberita.com/tanyakenapa/5727/kenapa-ya-kita-tidak-bisa-melihat-udara/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar